Gubernur Mangku Pastika: Selama Ada Akun Palsu Hoax Sulit Diberantas

  • Admin Kominfosandi
  • 13 Juni 2017
  • Dibaca: 50 Pengunjung

 

Selama masih ada yang menggunakan akun palsu dan selama masih ada penulis menggunakan identitas anonim beserta fotonya yang palsu, maka selama itu pula hoax atau berita-berita bohong atau berita bernada fitnah sulit diberantas,” demikian penegasan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat memberikan sambutan pada puncak peringatan Hari Pers Nasioal (HPN) 2017 dan HUT Ke- 71 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bali, 20 Maret 2017 di Denpasar. Gubernur dalam pada itu sangat mendukung adanya upaya pemberantasan hoax karena dapat membahayakan kita dengan cara memutarbalikkan fakta, menghina, menghasut, bahkan memfitnah, terutama yang terjadi pada media-media online dan media sosial (medsos).

Di balik itu gubernur juga merasa agak pesimis terhadap gagasan atau kegiatan tersebut selama di antara pelaku-pelaku pers dan pengguna media onlinetidak memiliki komitmen tentang hal tersebut. “Percuma, seribu kali diadakan pendeklarasian menentang hoax dan seribu kali pasang PIN di dada pertanda penolakan hoax, kalau tidak disertai dengan kemauan yang tulus di antara kita untuk memberantas hoax,” tambah gubernur Pastika yang kala itu hadir bersama-sama Pandam IX Udayana dan Kapolda Bali beserta jajaran. Pada bagian lain dari sambutannya, Gubernur Pastika juga sangat mengapresiasi kehadiran pers sebagai pilar keempat demokrasi setelah kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Pers akan berarti sangat positif apabila telah menjalankan tugas dan fungsinya secara benar dalam arti tidak mengadudomba, tidak menyiarkan berita-berita bohong, dan tidak menyerang kekuasaan/ pemerintah yang mendasar pada berita-berita miring yang masih perlu dibuktikan keabsahan dan kebenarannya, kurang lebih seperti itulah harapan gubernur pada hajatan jajaran wartawan di Bali dan pihak-pihak terkait lainnya.

Melawan Hoax

Puncak acara HPN 2017 dan HUT Ke-71 PWI di Bali sebelumnya diisi dengan acara Sarasehan bertajuk “Membangun Kesadaran Bersama Melawan Hoax” menghadirkan tiga pembicara dipandu oleh Emmanuel Dewata Oja alias Edo. Patisari dari kegiatan sarasehan tersebut dapat ditarik benang merahnya bahwa “Hoax sangat berbahaya apabila kalangan media konvensional (mainstrain) ikut-ikutan mengutip dan membagikan isi berita-berita media online yang selama ini dituding banyak mengandung ketidakobjektifan dan mengarah pada pemecah persatuan dan kesatuan bangsa. Hoax bisa dilawan kalau ada janji diri (komitmen) pada diri kita masing-masing.”

Peduli Bencana

Rangkaian kegiatan HPN 2017 dan HUT Ke-71 PWI di Bali itu, dilaporkan oleh Ketua PWI Bali Dwikora Putra. Menurutnya, jajaran PWI Bali banyak melakukan kegiatan baik di bidang pertandingan Olahraga maupun yang sifatnya bakti sosial atau pengabdian kepada masyarakat. Salah satu di antaranya adalah program peduli bencana dengan melakukan kunjungan ke daerah bencana Songan, Kintamani, yaitu dengan menyerahkan sumbangan berupa beras, mie, dan pakaian-pakaian yang layak pakai. Di antara peserta yang hadir kuang lebih 75 orang, tampak rombongan Pengurus PWI Buleleng di bawah komando sang Ketua Ngurah Aswibawan, S.Sos. (romi sudhita).

Sumber: Majalah Singa Manggala Edisi 2/XVII/2017